lets share what Ur own, and I give U everything U never think
Showing posts with label siswa. Show all posts
Showing posts with label siswa. Show all posts

Wednesday, November 11, 2020

Learning & Teaching Material 05

CONSTRASTIVE CONJUNCTION

Pertama-tama, kita pahami dulu apa itu Conjunction, yaitu konjungsi atau kata penghubung yang dapat menghubungkan antar kata, ungkapan dengan ungkapan, serta kalimat dengan kalimat. Penggunaan Conjunction disini untuk menghubungkan dua kalimat menjadi satu kalimat efektif. 
Selanjutnya kita pahami apa itu Constrastive, yaitu kontras berarti memperlihatkan perbedaan nyata. Kontras dapat juga dikatakan berlawanan atau Opposite. Seperti black & white, sad & happy, beautiful & ugly, easy & hard, up & down, dan masih banyak lagi.

Jadi Contrastive Conjunction adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat Bahasa Inggris yang bersifat kontra, artinya hubungan antar kalimat pertama dengan kalimat kedua sifatnya berbeda atau berlawanan.

Ada beberapa Constrastive Conjunction yang biasa digunakan dalam kalimat Bahasa Inggris, yaitu: Though, Although, Even though, Even if, Unless, Yet, But, However, Despite, In spite of, Whereas Nevertheless, & Notwithstanding. Constrastive Conjunction ini memiliki arti : meskipun, bagaimanapun, walaupun, sedangkan, tapi, dsb. Tapi perlu diingat bahwa hal itu TIDAK mutlak, karena kita harus melihat konteks kalimatnya, jadi tidak diterjemahkan kata per kata. Disamping itu Constrastive Conjunction dapat digunakan dalam berbagai tenses dan cocok digunakan pada pola : Present Tense, Past Tense, maupun Future Tense.

Selanjutnya, mari kita pahami satu persatu dari Constrastive Conjuction tersebut :

Sunday, September 15, 2013

RPP Matematika VII-Kurikulum 2013

                    Mata Pelajaran                  :   Matematika
                    Kelas / Semester              :   VII / 1 (Ganjil)
                   Jumlah Pertemuan            :   1 x Pertemuan
                    Alokasi Waktu                   :    3 Jam @40 menit

A.   Kompetensi Dasar
1.1     Menunjukkan sikap logis, kritis, analitik, konsisten dan teliti, bertanggung jawab, responsif dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah.
1.2     Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman
3.1  Membandingkan dan mengurutkan berbagai jenis bilangan serta menerapkan operasi hitung bilangan bulat dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi.
B.   Indikator Pencapaian Kompetensi
1.      Menemukan faktor prima dan faktorisasi prima dari bilangan bulat
2.      Menentukan FPB dan KPK beberapa bilangan
C.   Tujuan Pembelajaran
Melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan individu dan kelompok, diskusi kelompok, siswa dapat: mengembangkan rasa ingin tahu dan tanggungjawab kelompok dalam:
2.      menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses pembelajaran
3.      bertanggungjawab terhadap kelompoknya dalam menyelesaikan tugas
4.      Menemukan faktor prima dan faktorisasi prima dari bilangan bulat
5.      Menentukan FPB dan KPK beberapa bilangan
D.   Materi Pembelajaran
1.    Faktor Prima dan Faktorisasi Prima dari Bilangan Bulat

Perhatikan hal berikut !

untuk yang lebih lengkap, download disini

Thursday, April 18, 2013

Thesis


THE STUDENT LEARNING SUCCESSFUL MANAGEMENT
(Case Studies on Different Levels of Two Students’ Academic
 Achievement at SD Negeri 5 Parepare)

The ability to manage the learning in the form of planning, implementation, monitoring, and assessment and also the roles of parents makes students who constantly obtain achievement and who do not at SD Negeri 5 Parepare. The objectives of this study were to examine (i) the planning of learning; (ii) the implementation of learning; (iii) supervision of learning; (iv) the evaluation of learning; and (v) the parents’ role on the successfulness of student learning both of the achievement one and lack of achievement one with involving three groups of subject of the study, namely; 1) students groups, 2) teachers group and 3) parents group. This study employed qualitative approach with a case study. Data were through interviews, observation and documentation study with the result revealed that: (i) Planning of student learning with the achievement one, MFH, was in the form of arranging learning schedule by sticking it to the notebook which was done by himself; whereas, the lack of achievement one, AFH,  was in the form of a poster by sticking it to the wall with help of the parents, (ii) The implementation of student learning with the achievement one was conducted by taking notes from the teacher's explanations and answering questions from the students’ book

Saturday, February 23, 2013

Thesis


Keberhasilan belajar siswa didasari kemampuan memanage belajar dalam bentuk perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, penilaian dan peran orang tua. Siswa yang secara konstan berprestasi dan tidak berprestasi (sejak kelas I sampai V) merupakan suatu fenomena yang terjadi di SD Negeri 5 Parepare.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana; (i) perencanaan belajar siswa yang berprestasi (MFH) dan yang kurang berprestasi (AFH)?, (ii) pelaksanaan belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (iii) pengawasan belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (iv) penilaian belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (v) peran orang tua dalam mengelola belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?. Subyek penelitian ini terdiri dari tiga kelompok, yaitu; 1) kelompok siswa, 2) kelompok guru dan 3) kelompok orang tua. Subyek penelitian pada kelompok siswa, terdiri dari 2 orang siswa, yaitu; 1 orang siswa (MFH) kelas V yang berprestasi (berprestasi sejak kelas I sampai kelas V), dan 1 orang siswa (AFH) yang kurang berprestasi. Dan subyek penelitian pada kelompok guru terdiri dari dari 2 orang, yaitu; 1 orang tenaga pendidik selaku guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan 1 orang guru kelas atau wali kelas V. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana (i) perencanaan belajar; (ii) pelaksanaan belajar; (iii) pengawasan belajar; (iv) penilaian belajar; dan (v) peran orang tua dalam keberhasilan belajar siswa baik yang berprestasi maupun yang kurang berprestasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi documenter.

Saturday, September 22, 2012

How to Teach a Text


1. RECOUNT

General Features
Social Purpose
Recounts ‘tell what happened’. The purpose of a factual recount is to document a series of events and evaluate their significance in some way. The purpose of the literary or story recount is to tell a sequence of events so that it entertains. The story recount has expressions of attitude and feeling, usually made by the narrator about the events.
Structure
Recounts are organised to include:
an orientation providing information about ‘who’, ‘where’ and ‘when’;
a record of events usually recounted in chronological order;
personal comments and/or evaluative remarks that are interspersed throughout the record of events;
  reorientation that ‘rounds off’ the sequence of events.
Grammar
Common grammatical patterns of a recount include:
use of nouns and pronouns to identify people, animals or things involved;
  use of action verbs to refer to events;
use of past tense to locate events in relation to speaker’s or writer’s time;
use of conjunctions and time connectives to sequence the events;
use of adverbs and adverbial phrases to indicate place and time;
use of adjectives to describe nouns
Teaching Notes: Stage 1
Students’ personal experiences and class experiences, such as shared reading of picture book recounts, provide ideal content for students’ recounts. Students can give oral recounts of personal experience and jointly construct retellings of shared picture book recounts. Many teachers in Early Stage 1 use news telling as a context for oral recounts. It is important to scaffold children’s language use to ensure there is a sequence of events in their recounts

Search 2.0