lets share what Ur own, and I give U everything U never think
Showing posts with label guru. Show all posts
Showing posts with label guru. Show all posts

Wednesday, November 11, 2020

Learning & Teaching Material 05

CONSTRASTIVE CONJUNCTION

Pertama-tama, kita pahami dulu apa itu Conjunction, yaitu konjungsi atau kata penghubung yang dapat menghubungkan antar kata, ungkapan dengan ungkapan, serta kalimat dengan kalimat. Penggunaan Conjunction disini untuk menghubungkan dua kalimat menjadi satu kalimat efektif. 
Selanjutnya kita pahami apa itu Constrastive, yaitu kontras berarti memperlihatkan perbedaan nyata. Kontras dapat juga dikatakan berlawanan atau Opposite. Seperti black & white, sad & happy, beautiful & ugly, easy & hard, up & down, dan masih banyak lagi.

Jadi Contrastive Conjunction adalah konjungsi yang menghubungkan dua kalimat Bahasa Inggris yang bersifat kontra, artinya hubungan antar kalimat pertama dengan kalimat kedua sifatnya berbeda atau berlawanan.

Ada beberapa Constrastive Conjunction yang biasa digunakan dalam kalimat Bahasa Inggris, yaitu: Though, Although, Even though, Even if, Unless, Yet, But, However, Despite, In spite of, Whereas Nevertheless, & Notwithstanding. Constrastive Conjunction ini memiliki arti : meskipun, bagaimanapun, walaupun, sedangkan, tapi, dsb. Tapi perlu diingat bahwa hal itu TIDAK mutlak, karena kita harus melihat konteks kalimatnya, jadi tidak diterjemahkan kata per kata. Disamping itu Constrastive Conjunction dapat digunakan dalam berbagai tenses dan cocok digunakan pada pola : Present Tense, Past Tense, maupun Future Tense.

Selanjutnya, mari kita pahami satu persatu dari Constrastive Conjuction tersebut :

Sunday, September 27, 2020

Learning Material 03.A

Relative Clause

Apa itu Relative Clause?

Kita dapat menggunakan "Relative Clause" untuk menggabungkan dua kalimat Bahasa Inggris menjadi satu kalimat atau dengan menggunakan Relative Clause kita dapat memberikan informasi lebih banyak tentang sesuatu yang disampaikan. 

Contoh :
a. 1. I bought a new car. 
    2. It is very fast.
        menjadi → I bought a new car that is very fast. (Perhatikan kata yang hilang pada kalimat kedua bila sudah menjadi satu kalimat)                
b. 1. She lives in Banjar Negara. 
    2. She likes living in Banjar Negara.
        menjadi → She lives in Banjar Negara, which she likes.

Defining and Non-defining

Saturday, September 19, 2020

Learning Material 03

 Learning Material 03

Terminology

A. Words: the smallest meaningful bits of a sentence.

  • Each word has its own class.
  • A verb tells what happens.
  • A noun names things.
  • An adjective modifies a noun.

B. Clause: the basic unit of English grammar

  • A clause is made up of at least a subject and a verb.
  • A sentence may consist of one or more clauses.

Read more...Read more »

Wednesday, August 12, 2020

Learning Material 02

 

PREPOSITIONAL PHRASE

 Pengertian Prepositional Phrase

Prepositional phrase adalah gabungan antara preposition (kata depan) dan objek-nya (disebut object of preposition) yang dapat berupa noun (phrase), pronoun, atau gerund.

Preposition yang digunakan dapat terdiri dari satu kata (one word preposition) atau gabungan dengan part of speech lain (complex preposition). Part of speech yang digunakan dalam membentuk complex preposition mungkin diposisikan sebelum atau diapit dua preposition.

 Contoh Prepositional Phrase ...

Monday, October 7, 2013

ACUAN REGULASI


TUGAS POKOK DAN FUNGSI (TUPOKSI)
PERANGKAT SMA NEGERI 3 PAREPARE
TAHUN PELAJARAN 2013/2014
1.     Undang-Undang RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
2.   Peraturan Pemerintah RI Nomor 66 Tahun 2010 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah  Nomor  17  Tahun  2010 tentang  Pengelolaan  dan Penyelenggaraan Pendidikan (Pasal 49 Ayat 1  MBS)
3.     Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS
4.     Peraturan Pemerintah  RI  Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
5.  Peraturan Pemerintah RI Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Standar Pendidikan Nasional
6.   Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan pada Satuan Pendidikan Menengah
7.     Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi guru
8.     Permendiknas No. 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah
9.  Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor
10.  Permendiknas Nomor 39 Tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru
11.  Permendiknas Nomor 24 tahun 2008 tentang Standar  Administrasi Sekolah
12.  Permendiknas Nomor 25 tahun 2008 tentang Standar  Tenaga Perpustakaan Sekolah
13.  Permendiknas Nomor 26 tahun 2008 tentang Standar  Tenaga Laboratorium Sekolah

14.  Permennegpan dan RB Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya 

Daftar Tupoksi berikut ini, 
1. Tupoksi Wakasek
2. Tupoksi Kepala Lab.
3. Tupoksi Kep. TU
4. Tupoksi Kep. Perpustakaan
5. Tupoksi Wali Kelas 

Sunday, September 15, 2013

RPP Matematika VII-Kurikulum 2013

                    Mata Pelajaran                  :   Matematika
                    Kelas / Semester              :   VII / 1 (Ganjil)
                   Jumlah Pertemuan            :   1 x Pertemuan
                    Alokasi Waktu                   :    3 Jam @40 menit

A.   Kompetensi Dasar
1.1     Menunjukkan sikap logis, kritis, analitik, konsisten dan teliti, bertanggung jawab, responsif dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah.
1.2     Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman
3.1  Membandingkan dan mengurutkan berbagai jenis bilangan serta menerapkan operasi hitung bilangan bulat dan bilangan pecahan dengan memanfaatkan berbagai sifat operasi.
B.   Indikator Pencapaian Kompetensi
1.      Menemukan faktor prima dan faktorisasi prima dari bilangan bulat
2.      Menentukan FPB dan KPK beberapa bilangan
C.   Tujuan Pembelajaran
Melalui pengamatan, tanya jawab, penugasan individu dan kelompok, diskusi kelompok, siswa dapat: mengembangkan rasa ingin tahu dan tanggungjawab kelompok dalam:
2.      menunjukkan ingin tahu selama mengikuti proses pembelajaran
3.      bertanggungjawab terhadap kelompoknya dalam menyelesaikan tugas
4.      Menemukan faktor prima dan faktorisasi prima dari bilangan bulat
5.      Menentukan FPB dan KPK beberapa bilangan
D.   Materi Pembelajaran
1.    Faktor Prima dan Faktorisasi Prima dari Bilangan Bulat

Perhatikan hal berikut !

untuk yang lebih lengkap, download disini

Saturday, February 23, 2013

Thesis


Keberhasilan belajar siswa didasari kemampuan memanage belajar dalam bentuk perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, penilaian dan peran orang tua. Siswa yang secara konstan berprestasi dan tidak berprestasi (sejak kelas I sampai V) merupakan suatu fenomena yang terjadi di SD Negeri 5 Parepare.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana; (i) perencanaan belajar siswa yang berprestasi (MFH) dan yang kurang berprestasi (AFH)?, (ii) pelaksanaan belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (iii) pengawasan belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (iv) penilaian belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?, (v) peran orang tua dalam mengelola belajar siswa yang berprestasi dan yang kurang berprestasi?. Subyek penelitian ini terdiri dari tiga kelompok, yaitu; 1) kelompok siswa, 2) kelompok guru dan 3) kelompok orang tua. Subyek penelitian pada kelompok siswa, terdiri dari 2 orang siswa, yaitu; 1 orang siswa (MFH) kelas V yang berprestasi (berprestasi sejak kelas I sampai kelas V), dan 1 orang siswa (AFH) yang kurang berprestasi. Dan subyek penelitian pada kelompok guru terdiri dari dari 2 orang, yaitu; 1 orang tenaga pendidik selaku guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan 1 orang guru kelas atau wali kelas V. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana (i) perencanaan belajar; (ii) pelaksanaan belajar; (iii) pengawasan belajar; (iv) penilaian belajar; dan (v) peran orang tua dalam keberhasilan belajar siswa baik yang berprestasi maupun yang kurang berprestasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi documenter.

Thursday, January 24, 2013

Action Research


Setiap guru atau tenaga pendidik di satuan pendidikan selalu merumuskan tujuan pelaksanaan pembelajarannya dengan kata kunci peningkatan. Demikian pula penulis selaku guru yang mengampu mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Parepare dalam merancang rencana pelaksanaan pembelajarannya.
Peningkatan hasil belajar adalah tujuan pokok setiap pelaksanaan pembelajaran pada setiap materi pokok yang menjadi bahan ajar pada pelaksanaan pembelajaran di kelas. Dengan mengacu pada materi pokok, penulis mengembangkannya dengan menyesuaikan dengan sumber belajar yang tersedia, demikian pula dengan penyediaan media yang sesuai dengan bahan ajar.

Friday, January 18, 2013

School Action Research


Effectiveness Monitoring and Evaluation Model through Face to Face Approach toward Enhancing Performance of Teacher Learning in Private High School in Parepare town.
To improve the quality of education in the sphere of education units are active educators. Without their active participation, the quality of education can never be achieved. According to Law No. 20 of 2003 on National Education System stated, the components of the education system that is the human resources can be classified as educators and managers of educational units.
By him, the purpose of School Action Research (is to enhance the effectiveness of monitoring and evaluation through face-to-face approach toward the performance of teachers’ learning in private high school in Pare-Pare.

Friday, November 23, 2012

Profesionalisme Kepala Sekolah


Profesionalisme Kepala Sekolah adalah kata kunci untuk peningkatan mutu pendidikan pada satuan pendidikan. Bila Kepala Satuan Pendidikan tidak menunjukkan kompetensi profesional dalam mengelola satuan pendidikan maka pengembangan mutu yang diemban sekolah tersebut tidak akan pernah berkembang. Demikian pula kemampuan pegagogik yang menjadi roh dalam mengelola proses pembelajaran di kelas.
Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme Kepala Sekolah melalui Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) bagi Kepala SMP Kota Parepare. 

Saturday, March 24, 2012

Professional Teacher

A teacher as professionals have the function, role and position is critical in achieving the 2025 vision of education is to create a smart man and a competitive Indonesia. Therefore, the teaching profession should be respected and promoted as a dignified profession, as mandated by the Act No 14 of 2005 on Teachers and Lecturers.
The consequences of the teacher as a profession are the Continuing Professional Development (PKB). Therefore, the following are attached some information about the professional development of teachers that you can download below, but do not forget to fill the guestbook, wassalam.

download below :

Sunday, February 5, 2012

:: 30 THINGS TO STOP DOING TO YOURSELF

1.) Stop spending time with the wrong people. – Life is too short to spend time with people who suck the happiness out of you. If someone wants you in their life, they’ll make room for you. You shouldn’t have to fight for a spot. Never, ever insist yourself to someone who continuously overlooks your worth. And remember, it’s not the people that stand by your side when you’re at your best, but the ones who stand beside you when you’re at your worst that are your true friends.


2.) Stop running from your problems. – Face them head on. No, it won’t be easy. There is no person in the world capable of flawlessly handling every punch thrown at them. We aren’t supposed to be able to instantly solve problems. That’s not how we’re made. In fact, we’re made to get upset, sad, hurt, stumble and fall. Because that’s the whole purpose of living – to face problems, learn, adapt, and solve them over the course of time. This is what ultimately molds us into the person we become.


3.) Stop lying to yourself. – You can lie to anyone else in the world, but you can’t lie to yourself. Our lives improve only when we take chances, and the first and most difficult chance we can take is to be honest with ourselves. Read The Road Less Traveled .


4.) Stop putting your own needs on the back burner. – The most painful thing is losing yourself in the process of loving someone too much, and forgetting that you are special too. Yes, help others; but help yourself too. If there was ever a moment to follow your passion and do something that matters to you, that moment is now.


5.) Stop trying to be someone you’re not. – One of the greatest challenges in life is being yourself in a world that’s trying to make you like everyone else. Someone will always be prettier, someone will always be smarter, someone will always be younger, but they will never be you. Don’t change so people will like you. Be yourself and the right people will love the real you.


6.) Stop trying to hold onto the past. – You can’t start the next chapter of your life if you keep re-reading your last one.


7.) Stop being scared to make a mistake. – Doing something and getting it wrong is at least ten times more productive than doing nothing. Every success has a trail of failures behind it, and every failure is leading towards success. You end up regretting the things you did NOT do far more than the things you did.


8.) Stop berating yourself for old mistakes. – We may love the wrong person and cry about the wrong things, but no matter how things go wrong, one thing is for sure, mistakes help us find the person and things that are right for us. We all make mistakes, have struggles, and even regret things in our past. But you are not your mistakes, you are not your struggles, and you are here NOW with the power to shape your day and your future. Every single thing that has ever happened in your life is preparing you for a moment that is yet to come.


9.) Stop trying to buy happiness. – Many of the things we desire are expensive. But the truth is, the things that really satisfy us are totally free – love, laughter and working on our passions.


10.) Stop exclusively looking to others for happiness. – If you’re not happy with who you are on the inside, you won’t be happy in a long-term relationship with anyone else either. You have to create stability in your own life first before you can share it with someone else. Read Stumbling on Happiness.




Search 2.0